Predatory Marriage : Leah & Raja Kurkan

Chapter 288: Hasil 4



Yang memimpin rombongan Tomaris adalah wanita tua yang telah memberikan Leah sekeranjang bunga mawar. Ia membungkuk dalam-dalam, dengan penuh rasa hormat.

“Berkat kebaikan Ratu, kami masih hidup.”

Leah-lah yang menyelamatkan mereka dari pembunuhan Cerdina.

“Aku akan menutup matanya dengan mantra untuk sementara waktu,” lanjut wanita tua Toma, dan seolah telah dipersiapkan sebelumnya, sebuah pola ajaib muncul di rerumputan taman.

Di sana aman. Namun Leah tidak mengikuti pola itu. Sebaliknya, ia menoleh ke arah aula resepsi, di mana asap hitam masih mengepul ke langit.

Dia telah membuat orang-orang di istana merasa bingung. Dia telah mengguncang mereka cukup keras sehingga Cerdina merasakan dampak dari gangguan terhadap mantranya. Namun, Cerdina telah pulih jauh lebih cepat dari yang diharapkan.

Leah telah meninggalkan Ishakan di tempat itu.

"Leah," panggil Mura, mendesaknya agar aman. Leah belum melangkah sedikit pun menuju ke tempat yang aman di pola itu, dan dia hanya menoleh untuk melihat wanita tua Toma, membaca kecemasan dalam tatapannya. Ada sesuatu yang ingin dikatakan wanita tua itu.

"Ada hal lain yang bisa kulakukan?" tanya Leah sambil menatap lurus ke arahnya. Di sampingnya, tatapan Mura pada wanita tua itu langsung membeku, seolah memperingatkannya untuk tidak mengatakan hal bodoh. Wanita Toma itu tidak mengindahkan peringatan itu.

If you find any errors ( Ads popup, ads redirect, broken links, non-standard content, etc.. ), Please let us know < report chapter > so we can fix it as soon as possible.

Tip: You can use left, right, A and D keyboard keys to browse between chapters.